Judul buku : Hati Putih Habib Syech
Penulis/pengarang : Ahmad Zainal Abidin
Penerbit : Saufa
Kota terbit : Jogjakarta
Tahun terbit : 2014
Jumlah halaman : 191 halaman
Sang Habib
Buku Hati Putih Habib Syech ini dikarang oleh Ahmad Zainal Abidin dan merupakan cetakan yang pertama. Buku yang terbit di Kota Jogjakarta tersebut memiliki 191 halaman, dan terbit pada tahun 2014. Buku ini diterbitkan oleh Saufa. Buku Hati Putih Habib Syech ini mengulas tentang biografi Habib Syech dan beberapa shalawat serta amalan yang dilakukan oleh Habib Syech.Habib Syech mempunyai nama lengkap Habib Syech bin Abdul qodir bin Abdurrahman Assegaf. Merupakan anak pertama dari delapan bersaudara. Beliau lahir dari pasangan Abdul Qadir bin Abdurrahman dan Bustar binti Umar al-Qaziri di Solo pada 20 September 1961. Pendidikan Habib Syech bermula dari SD di Ponerogo, di dekat Pasar Kliwon. Setelah lulus, Habib Syech melanjutkan ke SMP Al-Islam. Setelah selesai, Habib Syech melanjutkan ke SMA Al-Islam. Tetapi jenjang SMA tidak ditempuh hingga lulus karena faktor ekonomi. Pada usia ke-20 tahun, Habib Syech sudah menjadi tulang punggung keluarga karena ayah beliau pergi ke Saudi Arabia untuk mencari rezeki. Pada tahun 1990, Habib Syech mempersunting seorang gadis dari Madiun bernama Sayyidah. Habib Syech menikah saat berusia 30 tahun, sedangkan Sayyidah masih berumur 15 tahun. Dari pernikahan tersebut lahir empat orang anak, yakni tiga laki-laki dan satu perempuan.
Sejak kecil, beliau memulai pendidikan dari guru besar sekaligus ayahanda beliau dengan ilmu agama. Pendidikan agama juga diberikan dari sang paman, Habib Ahmad bin Abdurrahman Assegaf. Habib Syech juga dididik oleh Alm. Al-Imam al-Arifbillah al-Habib Anis bin Alwiy al-Habsyi, salah satu imam masjid di Riyadh. Dengan dukungan penuh semangat dari beliau, Habib Syech mulai mengumandangkan shalawat nabi yang berawal dari Kota Solo. Syi’ar shalawat dengan niat yang tulus dan penuh cinta itu ternyata terus berkembang luas ke berbagai daerah lainnya. Habib Syech memulai dakwah sejak tahun1980.
Berkembang pesatnya syi’ar Habib Syech ke berbagai daerah, tentu tidak lepas dari Majelis Ahbabul Musthafa yang berdiri sekitar tahun 1998 di Kota Solo. Majelis itu timbul dari rasa cinta kepada Rasulullah Saw. Habib Syech tidak hanya menjadi dai yang mampu menginspirasi dan memberi keejukan bagi masyarakat, tetapi juga mempunyai keahlian untuk mengkoordinasikan masyarakat melalui wadah yang beliau bentuk yaitu Fosmil(Forum Silaturahmi Minggu Legi). Organisasi ini berdiri pada Minggu Legi, Agustus 1988. Jamaah Fosmil ada lebih dari 5000 orang dan empat devisi dengan tugas yang berbeda.
Habib Syech mempunyai beberapa orang yang telah menginspirasi hidupnya yaitu sang ayah dan ibu, Habib Anis Solo, dan Habib Ahmad bin Abdurrahman, paman dari Hadramaut, Yaman. Habib Syech mempunyai beberapa visi hidup yaitu menjadi manusia berakhlak seperti Rasulullah, menjunjung persaudaraan dan semangat besar dalam beradakwah. Metode dakwah Habib Syech dialkukan secara lisan dan tindakan nyata.
Buku Hati Putih Habib Syech ini memiliki beberapa kelebihan. Diantaranya ialah gambar sampul yang menarik, ringan dan mudah dibawa, kertas sampul yang tebal dan licin, serta tulisannya yang dapat dibaca dengan baik. Di samping memiliki kelebihan, buku ini juga memiliki kekurangan, yaitu terdapat banyak kesalahan ejaan(halaman 36, 40, 65,70, dan lain-lain), kata-kata sulit, bahasa yang sulit dipahami, dan kalimat yang tidak runtut.
Buku ini sangat cocok bagi seorang muslim atau muslimah yang ingin mengenal sosok Habib Syech terutama bagi Syekher Mania atau Syekher Manita. Selain itu, buku ini juga bagus untuk anak-anak karena dapat menumbuhkan rasa cinta kepada orang-orang yang alim serta meneladani sosok Habib Syech. Selamat Membaca.

Komentar
Posting Komentar